Narasi
Sains

Al-Quran dan Sains Modern (1)


Pengantar Redaksi:

Islam tidak pernah terasing dari sains. Sebaliknya, Islam dan sejarah Islam menunjukkan bahwa Al-Quran banyak menginspirasi ilmuwan Muslim mengembangkan sains. Meskipun demikian, setelah cukup lama sejarah Islam abad pertengahan terkubur di pojok sejarah, sebagian ummat Islam merasa kehilangan mutiara peradaban ini, dan memandang bahwa sains yang berkembang sekarang ini merupakan produk Barat semata. Padahal di dalam Al-Quran ada banyak sekali dorongan bagi kaum beriman untuk selalu mengembangkan ilmu pengetahuan. Nah, dalam edisi ini Redaksi menurunkan sebuah artikel yang ditulis oleh Zainuddin, seorang guru besar di UIN Malang. Artikel ini diadaptasi dari portal UIN Malang.


Oleh karena artikel ini cukup panjang, maka redaksi menerbitkannya dalam beberapa bagian sebagai berikut:

Bagian 1 dari 4 bagian

 

Maurice Bucaille

Para ilmuwan muslim memiliki perspektif yang berbeda-beda dalam merespon sains modern: Pertama, kelompok yang menganggap bahwa sains modern bersifat universal dan netral dan semua sains tersebut dapat ditemukan dalam al-Qur’an. Kelompok ini disebut kelompok Bucaillian, pengikut Maurice Bucaille, seorang ahli bedah Perancis dengan bukunya yang sangat populer: The Bible, the Quran and Science.

Kedua, kelompok yang berusaha untuk memunculkan persemakmuran sains di negara-negara Islam, karena kelompok ini berpendapat, bahwa ketika sains berada dalam masyarakat Islam, maka fungsinya akan termodifikasi, sehingga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dan cita-cita Islam (lihat Sardar, 1988:167-171). Tokop-tokoh seperti Ismail Raji Al-Farauqi, Naquib Al-Attas, Abdussalam, dan lain-lain, bisa diklasifikasikan dalam kelompok ini, yang dikenal dengan pandangan Islamisasi sains.

Ketiga, kelompok yang ingin membangun paradigma baru (epistemologi) Islam, yaitu paradigma pengetahuan dan paradigma perilaku. Paradigma pengetahuan memusatkan perhatian pada prinsip, konsep, dan nilai utama Islam yang menyangkut pencarian bidang tertentu; dan paradigma perilaku menentukan batasan-batasan etika di mana para ilmuwan dapat dengan bebas bekerja (Sardar, 1988:102). Paradigma ini berangkat dari al-Qur’an, bukan berakhir dengan al-Qur’an sebagaimana yang diterapkan oleh Bucaillisme (lihat, Sardar:169). Kelompok ini dikenal dengan pandangan epistemologi Islam, sebagaimana tokoh-tokohnya seperti Fazlurrahman, Ziauddin Sardar dan kawan-kawan.

Baca Juga:   Islam Berkemajuan di Indonesia

 

al-Itqan fi ‘ulum al-Quran, karya Iman Jalaluddin al-Suyuti

Upaya pencarian ilmu pengetahuan dalam Islam memang bukan hal baru, melainkan sudah dilakukan oleh ulama-ulama sejak dahulu. Persoalan ini bermula dari perspektif mereka mengenai ”apakah al-Qur’an merupakan sumber ilmu pengetahuan atau hanya sebagai petunjuk agama saja?” Dari sini lantas muncul dua kelompok yang berbeda pandangan.

Kelompok pertama, misalnya, seperti yang dikatakan Al-Ghazali (lihat Ihya’ Ulumuddin, jilid V : 1). Beliau mengatakan, bahwa seluruh ilmu tercakup dalam karya-karya dan sifat-sifat Allah, dan al-Qur’an adalah penjelasan esensi-esensi, sifat–sifat dan perbuatan-Nya. Al-Qur’an itu laksana lautan yang tak bertepi, dan jika sekiranya lautan itu menjadi tinta untuk menjelaskan kata-kata Tuhanku, niscaya lautan itu akan habis sebelum kata-kata Tuhan itu berakhir (lihat Al-Ghazali, 11329 H: 9, 32). As-Suyuti memiliki pandangan yang sama dengan mengatakan, bahwa al-Qur’an itu mengandung seluruh ilmu-ilmu klasik dan modern. Kitab Allah itu mencakup segala sesuatunya. Tidak ada bagian atau problem dasar suatu ilmu pun yang tidak ditunjukkan di dalam al-Qur’an (As-Suyuthi, 1979, I: 1).

Kelompok kedua, seperti yang diwakili oleh As-Syatibi, mengatakan bahwa orang-orang salih zaman dulu (para sahabat) tidak berbicara tentang bentuk-bentuk ilmu, padahal mereka lebih memahami al-Qur’an (lihat Az-Zahabi, 1987: 485, 489, Quraish Shihab, 1992: 41). Ulama masa kini yang tidak setuju dengan adanya konsep sains dalam al-Qur’an berpendapat, bahwa al-Qur’an itu kitab petunjuk di dunia maupun di akhirat, bukan ensiklopedi sains. Mencocok-cocokkan al-Qur’an dengan teori-teori sains yang tidak mapan (selalu berubah-ubah) sangat mengancam eksistensi al-Qur’an itu sendiri (Ghulsyani, 1991: 141). Perbedaan ini juga akibat pemahaman mereka terhadap ayat al-Qur’an dalam surat An-Nahl: 89: “Dan kami turunkan kepadamu Al-Kitab (al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang berserah diri”.

Baca Juga:   Tafsir Saintifik 1

 

Mushthafa Al-Maraghi

Dalam konteks ini saya sependapat dengan Mushthafa Al-Maraghi yang berpendapat, bahwa al-Qur’an mengandung prinsip-prinsip umum, artinya seseorang dapat menurunkan seluruh pengetahuan tentang perkembangan fisik dan spiritual manusia yang ingin diketahuinya dengan bantuan prinsip-prinsip tersebut. Dan kewajiban ilmuwan adalah menjelaskan rincian-rincian yang diketahui pada masanya kepada masyarakat. Adalah penting menafsirkan makna ayat dalam sorotan sains. Tetapi juga tidak boleh berlebih-lebihan menafsirkan fakta-fakta ilmiah dengan mencocok-cocokkan al-Qur’an. Bagaimana pun jika makna lahiriah ayat itu konsisten dengan sebuah fakta ilmiah yang telah mantap, kita menafsirkan dengan bantuan fakta itu (Ghulsyani, 1991: 143).

Meski demikian, sebagaimana yang dijelaskan Ghulsani (1991:144), bahwa walaupun al-Qur’an bukanlah merupakan ensiklopedi sains, namun yang perlu diperhatikan ada pesan penting di dalam ayat-ayat yang melibatkan fenomena, dan para ilmuwan Muslim harus memusatkan perhatiannya pada pesan atau misi tersebut dari pada melibatkan diri pada aspek-aspek keajaiban al-Qur’an dalam bidang sains.


Bagian 1 dari 4 bagian

 

70 comments
  1. Cezarino Coel

    Al-quran dan sains modren merupakan suatu hal yang saling berhubungan dimana dikatakan bahwa islam tidak pernah terasing dari sains sehingga al-quran memiliki peran yang sangat besar dan penting dimana dengan adanya al-quran banyak menginspirasi ilmuan muslim dalam mengembangkan sains karena al-quran sebagai kitab suci dan petunjuk hidup umat islam sangat sejalan dengan sains. Hal tersebut menginspirasi para ilmuan untuk lebih mendalami penelitian dari apa yang tercantum dalam al-quran tersebut.

  2. Lila Handini

    Dalam Al-Qur’an terdapat banyak sekali ayat-ayat yang menerangkan tentang berbagai macam ilmu, baik itu ilmu agama maupun ilmu umum, sehingga jika dikatakan bahwa Al-Quran berlaku sepanjang zaman maka hal tersebut adalah benar, karena dalam Al-Qur’an terdapat ilmu-ilmu yang sebenarnya telah lama diungkapkan oleh Al-Qur’an, namun baru dapat dijelaskan oleh manusia ratusan tahun kemudian, sehingga kita selaku generasi muda muslim seharusnya mempelajari Al-Qur’an tidak hanya mempelajari tentang tata bahasa semata, namun kita juga harus bisa mengungkap ilmu-ilmu yang ada di dalamnya untuk dimanfaatkan dalam kehidupan kita. Sains-sains yang ada di dunia ini tergolong pertama muncul ialah berdasarkan Al-Quran, dan penerusannya oleh manusia dengan berbagai penemuan-penemuan hal baru di bumi. Al-Qur’an ialah peletak dasar dari berbagai pengetahuan sains dan sosial.

  3. USWATUN HASANAH

    Assalamualaikum, saya ingin sedikit review artikel
    banyak para ahli atau ulama berpendapat tentang al quran, ada yang sependapat dengan pendapat pendapatnya ada juga yang tidak sependapat dengan pendapat-pendpat mereka. bagaimana pun pperbedan mereka para ulama agama islam , saling menghargai satu sama lain terhadap pendapat-pendapatnya.

    mereka meliki perbedaan pendapat tentang alquran, tetapi intinya kehebatan al-Qur’an, memang benar ia adalah mukjizat Nabi Muhammad saw. yang terbesar. Al-Qur’an tidak hanya sekadar informasi ilmiah, tetapi ia memiliki fungsi petunjuk, rahmat dan obat bagi kita.

    terimakasih, jika kurang tepat saya mohon maaf

  4. LUTHFIANA AHIDA CHOIRUNISA (1810105036)_Kelas A_D3 Kebidanan

    Dari artikel tersebut kita dapat mengetahui bahwa Islam sangat menjunjung tinggi serta memuliakan ilmu pengetahuan dan para ilmuwan. Dalam Islam semua ilmu itu penting, baik ilmu dunia maupun akhirat.
    Allah menurunkan al Qur’an sebagai sumber ilmu pengetahuan, tidak terkecuali ilmu scientific dan kejadian terbentuknya alam semesta.

    Al-Qur’an sebagai sumber ilmu pengetahuan terbukti dengan lahirnya para ilmuwan muslim seperti ar Razi, al Ghazali dan lain sebagainya. Ilmu telah lama berkembang di negara timur tengah, bahkan lebih dahulu daripada lahirnya para ilmuwan barat.

    Selain dari Al-Qur’an, umat Islam juga memiliki Sunnah sebagai penjelas. Dari situ kita dapat mengetahui bahwa Islam merupakan satu-satunya agama yang sangat memuliakan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, kita sebagai umat Islam wajib memiliki ilmu, baik agama maupun ilmu dunia agar tidak tersesat.

    Artikel ini sangat bermanfaat

  5. Gigih Bakti Darmawan

    Saya setuju dengan artikel tersebut, menurut saya Al-qur’an dapat digunakan sebagai obat apabila kita mengamalkannya dengan sungguh-sungguh dan percaya terhadap Allah SWT.Dan Al Qur”an terbukti menjadi pegangan umat , karena di dalam Al – qur an banyak juga ilmu” yang di dapatkan, terbukti banyak ilmuan non muslim juga ikut memperdalam Al – Qur an ,Dan kita jadikan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup diri kita. Al-Qur’an tidak hanya sekadar informasi ilmiah, tetapi ia memiliki fungsi petunjuk, rahmat dan obat bagi kita.
    Dimana kita sudah tau pentingnya bagi Kehidupan kita ,jadi sebagai umat muslim kita wajib memperdalam Al Qur an dan mengamalkannya.

  6. NEVIANA DIYASTITI

    Menurut pendapat saya, mencari ilmu itu wajib bagi setiap orang islam sampai ada istilah carilah ilmu sampai ke negeri Cina dan orang yang keluar untuk mencari ilmu maka orang itu berada di jalan Allah. Setiap orang yang berniat mencari ilmu maka akan di mudahkan oleh Allah.
    Dan juga Al-Qur’an adalah petunjuk bagi manusia, baik yang menyangkut informasi ilmu pengetahuan maupun yang terkait dengan norma-norma hukum dan akhlak.
    Didalam Al-Quran akan banyak mendapat informasi ilmiah.
    Itulah kehebatan al-Qur’an, memang benar ia adalah mukjizat Nabi Muhammad saw. yang terbesar. Al-Qur’an tidak hanya sekadar informasi ilmiah, tetapi ia memiliki fungsi petunjuk, rahmat dan obat bagi kita. Mari kita baca al-Qur’an karena ia bisa memberikan syafaat di hari kiamat, Mari kita baca al-Qur’an karena ia bisa menjadi penerang di rumah kita di tengah-tengah keluarga kita. Janganlah kita termasuk orang yang jauh dari al-Qur’an sehingga ibarat rumah kosong, tanpa penghuni.

  7. NEVIANA DIYASTITI (1810301165)

    Menurut pendapat saya, mencari ilmu itu wajib bagi setiap orang islam sampai ada istilah carilah ilmu sampai ke negeri Cina dan orang yang keluar untuk mencari ilmu maka orang itu berada di jalan Allah. Setiap orang yang berniat mencari ilmu maka akan di mudahkan oleh Allah.
    Dan juga Al-Qur’an adalah petunjuk bagi manusia, baik yang menyangkut informasi ilmu pengetahuan maupun yang terkait dengan norma-norma hukum dan akhlak.
    Didalam Al-Quran akan banyak mendapat informasi ilmiah.
    Itulah kehebatan al-Qur’an, memang benar ia adalah mukjizat Nabi Muhammad saw. yang terbesar. Al-Qur’an tidak hanya sekadar informasi ilmiah, tetapi ia memiliki fungsi petunjuk, rahmat dan obat bagi kita. Mari kita baca al-Qur’an karena ia bisa memberikan syafaat di hari kiamat, Mari kita baca al-Qur’an karena ia bisa menjadi penerang di rumah kita di tengah-tengah keluarga kita. Janganlah kita termasuk orang yang jauh dari al-Qur’an sehingga ibarat rumah kosong, tanpa penghuni.

  8. Ghifari Rais Al Vandy

    Menurut pendapat saya, artikel ini sangatlah jelas membahas bahwa Al-qur’an dan sains tidak bisa dijauhkan, tetapi banyak sekali ilmuwan termasuk juga ilmuwan muslim yang menganggap bahwa sains itu hanya berasal dari pemikiran orang barat saja. Padahal didalam Al-qur’an terdapat banyak bahasan mengenai fenomena-fenomena alam yang dibahas didalamnya, saya setuju jika para ilmuwan harusnya tetap berpegang Teguh dalam meneliti dan mengemukakan pendapat menggunakan Al-qur’an.

  9. fitriana nurhidayah

    saya setuju bahwa seluruh ilmu tercakup dalam karya-karya dan sifat-sifat Allah, dan al-Qur’an adalah penjelasan esensi-esensi, sifat–sifat dan perbuatan-Nya. karna sampai sekarang al-quran masih di teliti untuk mencari kebenarannya dan ternyata tidak sedikit penelitian yang menyatakan di dalam al-quran itu benar

  10. feni rahmah fitri

    Nama : Feni Rahmah Fitri
    Nim :1810301161

    Sudah tidak asing lagi kita mendengar kata sains, sains adalah ilmu pengetahuan yang dimana dalam artikel tersebut yang sudah saya baca bahwa para ilmuan banyak yang terinsipirasi dari alquran dalam mengembangkan sains. Banyak sekali pendapat para ilmuan yang berbeda-beda ada yang beranggap bahawa sains itu bersifat universal dan netral yang dapat ditemukan dalam alquran dan lain-lain.
    Sebenarnya pengetahuan yang dikemukan oleh para ilmuan banyak sekali yang yang bersumber dari alquran, tetapi umat muslim tidak banyak yang tahu karna kebanyakan umat muslim membaca alquran tetapi tidak memahami makna dari apa yang telah dibacanya.
    Salah seorang ulama berpendapat, bahwa alquran itu kitab petunjuk di dunia maupun di akhirat, bukan ensiklopedi sains. Mencocok-cocokkan alquran dengan teori-teori sains yang tidak mapan (selalu berubah-ubah) adalah sangat mengancam eksistensi alquran itu sendiri.
    Dalam sejarahnya belum pernah ada agama yang menaruh perhatian sangat besar dan lebih mulia terhadap ilmu kecuali Islam. Salah satu ciri yang membedakan Islam dengan agama yang lain adalah perhatiannya kepada ilmu dan ilmuwan. Agama Islam selalu menyeru dan mendorong umatnya untuk senantiasa mencari dan menggali ilmu. Oleh karena itu ilmuwan pun mendapatka perlakuan yang lebih dari Islam, yang berupa kehormatan dan kemuliaan.
    Salah seorang imuan yang berpindah keyakinan ke islam menyebutkan bahwa seandainya para ilmuan mau membandngkan ayat alquran dengan serius terkait dengan apa yang mereka pelaajari niscaya mereka akan masuk islam tanpa ragu-ragu. Dari hal tersebut dapat kita simpulan bahwa sains dalam alquran itu benar adanya dan pengetahuan yang ada sekarang ini juga tertera didalam alquran.
    Didalam alquran sendiri kata ilmu terdapat 800 kata itu menandakan bahwa alquran adalah sumber ilmu yang dapat kita jadikan dasar untuk pengetahuan sekarang ini dan seterusnya.

  11. Annissa fitri astuty

    Saya setuju saja jika Al quran dijadikan patokan terhadap ilmu sains. Dan ini juga dapat menjadikan generasi baru ingin menjadi lebih tau terhadap Al quran. Tetapi harus berhati² juga untuk melakukan penelitian dengan Al quran karena bisa saja orang yang salah dalam menggunakan ilmu sains dan menyalahkan Al quran.

  12. Widyawati ((1810301133))

    Al-Qur’an, sebagai kitab suci kita umat Islam menurut saya Alquran bukan hanya bermanfaat bagi umat Islam tetapi Alquran jg bermanfaat untuk para orientalis yang tidak beriman karena dengan al Quran mereka mau mempelajari secara serius untuk memperoleh informasi ilmiah . Selain itu al-Quran juga sebagai panutan dan pedoman bagi seluruh umat manusia. Yang mana, Al-Qur’an ini diturunkan sebagai arahan bagi mereka yang ingin hidup sebagai manusia Robbany. Di dalam Kitab Suci ini, kita bisa mengambil banyak sekali pelajaran jika mempelajarinya. Dan mendapatkan banyak pahala dikala membaca dan menghafalkannya.Tentunya petunjuk bagi mereka yang ingin Mentadabburinya.
    Ada banyak sekali hikmah yang bisa kita ambil di dalamnya. Termasuk, ilmu ilmu dunia. Dan pastinya, pengetahuan tentang Akhirat bagi kita yang ingin mempersiapkan diri. Mempersiapkan diri menghadap Allah, Tuhan seluruh Alam. Tapi, ada pengecualian bagi mereka yang ingin men-Tadabburi nya. Tadabbur sendiri adalah serapan kata dari bahasa arab yang berarti merenungkan. Yang mana, Tadabbur ini adalah merenungkan makna makna Al-Qur’an. Sehingga bisa menariknya sebagai pelajaran, kesimpulan maupun sebagai hikmah.
    Manfaat mentadabburi Al-Qur’an sangat banyak sekali. Mereka yang mentadabburinya akan merasakan ketenangan Karena mereka diyakinkan bahwasanya kalau mereka yakin terhadap Allah. Maka, mereka tidak akan merasakan kesedihan maupun ketakutan.

  13. fitriana

    saya setuju bahwa seluruh ilmu tercakup dalam karya-karya dan sifat-sifat Allah, dan al-Qur’an adalah penjelasan esensi-esensi, sifat–sifat dan perbuatan-Nya. karna banyak peneliti-peneliti yang meneliti kebenaran alquran. dan tidak sedikit para peneliti yang mengatakan bahwa apa yang tertulis di alquran itu benar.

  14. fitriana

    saya setuju bahwa seluruh ilmu tercakup dalam karya-karya dan sifat-sifat Allah, dan al-Qur’an adalah penjelasan esensi-esensi, sifat–sifat dan perbuatan-Nya. karna banyak peneliti-peneliti yang meneliti kebenaran alquran. dan tidak sedikit para peneliti yang mengatakan bahwa apa yang tertulis di alquran itu benar.

  15. M. Farhan Syah

    Secara keseluruhan saya sangat menyukai dan kagum mengenai tema pada artikel ini yang mana sangat mengedepankan hubungan antara ilmu sains modern dan juga Al Qur’an yang mana seperti kita ketahui bahwa perbedaan waktu penerapannya juga yang berbeda namun karena Al Quran yang sangat istimewa dan fleksibel tanpa merubah makna yang sesungguh nya maka Al Quran juga mampu berdampingan dengan ilmu sains modern ini dan bahkan Al Quran juga sering menjadi pedoman dalam ilmu ilmu yang banyak berkembang saat ini. Dari sekian banyak kalimat kalimat yang tertulis pada artikel ini, ada dua kalimat yang diambil dari surat Yusuf: 76, Al-Nahl: 70 dan hadis Nabi: “Barang siapa yang pergi untuk mencari ilmu maka Allah memudahkan baginya jalan ke surga”; “Orang yang paling berharga adalah orang yang paling banyak ilmunya” yang mana dapat ditarik kesimpulan bahwa salah satu kunci hidup senang dan bahagia baik didunia dan di akhirat ialah berpedoman pada Al Quran yang membuat saya tersadar sebenarnya kunci dan makna kehidupan di dunia dan di akhirat semuanya sudah tertulis di Al Quran dan tinggal bagaimana kita sebagai umat-Nya untuk menyikapi dan menyeladani nya.

  16. FIRNA ANTASYA ARDANA (1810301167)

    Pendapat saya terhadap artikel yaitu saya setuju Islam menunjukkan bahwa Al-Qur’an banyak menginspirasi ilmuwan muslim dalam mengembangkan sains. Para ilmuwab muslim memiliki perspektif yang berbeda-beda dalam merespon sains modern. Memang dalam pencarian ilmu pengetahuan dalam islam memang bukan hal baru. Meski demikian, Al-Qur’an bukanlah merupakan ensiklopedi sains, namun yang perlu diperhatikan ada pesan penting di dalam ayat-ayat yang melibatkan fenomena. Selain itu Al-Qur’an tidak sekedar informasi ilmiah, tetapi memiliki fungsi sebagai petunjuk, rahmat dan obat bagi kita. Orang yang terdidik amat potensial untuk mendekatkan diri (takwa) kepada Alla, sebab ia mau membaca, mengkaji maknanya dan mengamalkan Al-Qur’an.

  17. Putri Annisa Savitri

    Dari artikel diatas saya juga sependapat dengan Mushthafa Al – Maghrawi yang berpendapat, bahwa al-Qur’an mengandung prinsip-prinsip umum, artinya sebuah ilmu pengetahuan atau perkembangan sains dapat di bantu dengan prinsip-prinsip Al – Qur’an. Jadi tugas seorang ilmuwan untuk menjelaskan ilmunya. Namun, tidak boleh di kurangi atau berlebihan dalam penafsirannya. Al – Qur’an sering dijadikan ilmu cocologi dalam suatu hal yang terjadi, namun jika hal tersebut tidak sesuai. Ini yang salah. Ayat Alquran tetap konsisten, tidak berubah bunyi nya ataupun maknanya. Penafsirannya saja yang berbeda. Jadi, kalau menurut saya segala sesuatu di semesta ini bukanlah kebetulan sama seperti yang di dalam Al-Qur’an, tapi memang ini sudah di atur oleh Yang Maha Kuasa, Maha Pencipta.

  18. Ruri Rahma Rizkiana

    Ruri Rahma Rizkiana (1810301136)
    Pendapat saya mengenai Al-Quran dan Sains Modern adalah bahwa islam dan sains saling berkaitan erat karna, pada perkembangannya al-quran sangat menginspirasi para ilmuwan untuk mengembangkan sains. Para ilmuwan memiliki pandangan yang berbeda-beda dalam menanggapi sains medoren. Para ilmuwan berpendapat bawah al-quran mengandung seluruh ilmu-ilmu klasik dan modern. Fenomena-fenomana sains yang terjadi, banyak dibuktikkan pada ayat-ayat al-quran. Agam islam selalu mendorong umatnya untuk mencari dan menggali ilmu pengetahuan, al-quran adalah pentunjuk bagi umat manusia, baik yang menyangkut ilmu pengetahuan maupun yang terkait dengan norma-norma hukum dan akhlak. Banyak ilmuwan-ilmuwan yang terkagum-kagum dengan apa yang dijelaskan dalam al-quran tentang alam semesta yang terbukti kebenarannya. Dengan begitu menurut saya al-quran dan sains adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Didalam al-quran terdapat banyak sekali ayat-ayat yang menyebut tentang ilmu pengetahuan dan sains. Selain itu sains juga merupakan salah satu kebutuhan agama islam, islam adalah agama yang mengajarkan bahwa ilmu pengetahuan dan agama meruapakan sesuatu yang saling berhubungan dan saling melengkapi. Al-quran merupakan sumber ilmu pengetahuan dan ilmu pengetahuan merupakan sarana untuk mengaplikasikan segala sesuatu yang tertuang dalam ajaran Islam.

  19. Ruri Rahma Rizkiana (1810301136)

    Pendapat saya mengenai Al-Quran dan Sains Modern adalah bahwa islam dan sains saling berkaitan erat karna, pada perkembangannya al-quran sangat menginspirasi para ilmuwan untuk mengembangkan sains. Para ilmuwan memiliki pandangan yang berbeda-beda dalam menanggapi sains medoren. Para ilmuwan berpendapat bawah al-quran mengandung seluruh ilmu-ilmu klasik dan modern. Fenomena-fenomana sains yang terjadi, banyak dibuktikkan pada ayat-ayat al-quran. Agam islam selalu mendorong umatnya untuk mencari dan menggali ilmu pengetahuan, al-quran adalah pentunjuk bagi umat manusia, baik yang menyangkut ilmu pengetahuan maupun yang terkait dengan norma-norma hukum dan akhlak. Banyak ilmuwan-ilmuwan yang terkagum-kagum dengan apa yang dijelaskan dalam al-quran tentang alam semesta yang terbukti kebenarannya. Dengan begitu menurut saya al-quran dan sains adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Didalam al-quran terdapat banyak sekali ayat-ayat yang menyebut tentang ilmu pengetahuan dan sains. Selain itu sains juga merupakan salah satu kebutuhan agama islam, islam adalah agama yang mengajarkan bahwa ilmu pengetahuan dan agama meruapakan sesuatu yang saling berhubungan dan saling melengkapi. Al-quran merupakan sumber ilmu pengetahuan dan ilmu pengetahuan merupakan sarana untuk mengaplikasikan segala sesuatu yang tertuang dalam ajaran Islam.

  20. Dimas Taufan Nur Sholahuddin

    Menurut saya, dari artikel yang telah kita baca, dapat disimpulkan bahwasannya Islam sangatlah menjunjung tinggi serta memuliakan ilmu pengetahuan. Karena, pada dasarnya ilmu yang diteliti dan dipelajari dalam islam itu juga bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Sehingga Allah ketika menurunkan al Qur’an sebagai sumber ilmu pengetahuan, Allah jutga mengajarkan kepada kita yang hidup di zaman saat ini tentang ilmu scientific dan kejadian dimana terbentuknya alam semesta dan bukti-bukti nyata tetang kehidupan di seluruh alam semesta dengan perantara Kitab-kitab yang telah diturunkan oleh-NYA. Kemudian dapat dibuktikan juga, Al-Qur’an sebagai sumber ilmu pengetahuan adalah dengan lahirnya para ilmuwan muslim seperti yang dijabarkan pada artikel diatas. Maka dari itu kita sebagai muslim mari bersama-sama untuk tetap terus membaca Al-Qur’an, karena yang dihitung pahala itu bukan dari per katanya melainkan perhurufnya, sekian dari saya.

  21. Harum indah lestari

    Dari artikel tersebut bahwa hubungan antara Al-Qur’an dan sains ibarat dua sisi mata uang yang tidakbisa dipisahkan. Al-Quran0 menghormati kedudukan ilmu dengan penghormatan yangtidak ditemukan bandingannya dalam kitab kitab suci yang lain. Al-quran dan sains modren merupakan suatu hal yang saling berhubungan dimana dikatakan bahwa islam tidak pernah terasing dari sains sehingga al-quran memiliki peran yang sangat besar dan penting dimana dengan adanya al-quran banyak menginspirasi ilmuan muslim dalam mengembangkan sains karena al-quran sebagai kitab suci dan petunjuk hidup umat islam sangat sejalan dengan sains. Di dalamAl-Quran terdapat beratus-ratus ayat yang menyebut tentang ilmu pengetahuan dansains yang merupakan salah satu isi pokok kandungan kitab suci Al-Qur’an.

  22. Maya Shyntya Dewi

    Nama : Maya Shyntya Dewi
    Nim. : 1810301131
    Kelas. : 4C/S1 Fisioterapi

    Baik, menurut artikel diatas, saya setuju dengan penulis, dari artikel diatas, dari ulama, dari Al – Quran dan penafsiran” lainnya dapat diketahui bahwa Islam sangat menjunjung tinggi serta memuliakan ilmu pengetahuan dan para ilmuwan. Dalam Islam semua ilmu itu penting, baik ilmu dunia maupun akhirat.
    Allah menurunkan al Qur’an sebagai sumber ilmu pengetahuan. Sah – sah saja jika Al – Quran dijadikan patokan untuk sains, karena Al – Quran adalah wahyu Allah serta Al – Quran adalah petunjuk.
    Dari sini dapat diketahui bahwa Al – Quran dan Sains modern itu adalah sebuah timbal balik, dimana sains itu dari Al – Quran, dan merupakan suatu pembuktikan jika Al – Quran itu benar.
    Di dalam ayat – ayat Al – Quran sudah dijelaskan bahwa menuntut ilmu itu wajib hukumnya, dan yang bisa mengerti dan paham tentang isi dari Al – Quran adalah orang berilmu, serta ayat pertama yang muncul adalah Iqra maka bacalah, belajarlah, oleh karena itu Islam menganjurkan agar belajar, menuntut ilmu.
    Jadi dengan sains modern dan Al – Quran itu merupakan ikatan yang menyatu, dan sah saja jika Al – Quran dijadikan patokan. Dan juga menuntut ilmu dalam Islam adalah wajib. Terlepas dari itu, juga penafsiran, pembuktian Al – Quran dan juga pencarian ilmu serta eksperimen sains tidak boleh bertetangan dengan Islam, dab harus berpatokan dengan hal baik, sebagaimana harus dengan sesuatu aktifitas yang dihalalkan.
    Penafsiran Al – Quran tidak boleh sembarangan agar tidak ada kesalahfahaman. Al – Quran adalah kitab suci yang merupakan petunjuk bagi yang berilmu lagi mengetahui.

    Terima kasih

  23. Ike Rahmawati

    Nama : Ike Rahmawati
    NIM : 1810301169
    Kelas : 4C Fisioterapi

    Melalui artikel diatas membuat saya semakin mencintai agama saya, Islam. Betapa islam sangat memperhatikan umatnya. Bahkan dalam ilmu pengetahuan juga. Dimana, islam mengajarkan agar kita menuntut ilmu, dan Beberapa ayat pertama yang diwahyukan Muhammad s.a.w. menandaskan pentingnya membaca, menulis dan belajar-mengajar. Dan Allah SWT juga akan memberikan pahala bagi siapa saja yang sedang menuntut ilmu. Masyaallah!

  24. Gina Mardhiyyah

    Gina Mardhiyyah 1810301132

    Pada artikel diatas dijelaskan bahwasannya fungsi al-Qur’an adalah sebagai hidayah, peringatan, syifa’, dan juga rahmat bagi manusia. Selain itu ketika kita senantiasa berpedoman teguh, selalu mengamalkan ajaran al-Qur’an dan hadist maka kita akan senantiasa mendapatkan petunjuk atas segala sesuatu, dan juga memperoleh ketenangan hati.

    Seperti yang kita ketahui bahwasannya al-Qur’an dapat dijadikan sebagai pedoman hidup bagi orang yang intelektual dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

    Didalam al-Qur’an kita bisa menemukan berbagai petunjuk yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, norma-norma hukum dan juga tentang akhlak.

  25. Badrus Salam

    Al-quran adalah sumber dari segala ilmu pengetahuan. Segala hal yang ada dibumi ini telah ada didalam alquran. Baik ilmu pengetahuan, ilmu agama, tentang semesta dan masih banyak lagi. Menurut saya sains modern hanya menemukan hal yang sebetulnya telah ada sejak lama pada Alquran.

  26. Suci Larasati Sukaria

    Setelah saya membaca artikel tersebut, saya semakin percaya dengan agama dan keyakinan saya, Islam. Dengan seiring kemajuan zaman saat ini, mulai terbukilah kebenaran isi Al-Qur’an, seperti terkait ilmu pengetahuan, penciptaan alam. Saya juga merasa takjub kepada para ilmuan muslim yang telah berkontribusi dalam menyumbangkan ilmu pengetahuan.

  27. Wulan A. Kadir (1810301174)

    Mencari ilmu adalah salah satu yang sepatutnya wajib dilakukan oleh setiap orang, karena dengan adanya ilmu pengetahuan tentu saja sangat membatu setiap orang dari berbagai aspek kehidupan. Saya juga setuju dengan apa yang dikatakan oleh Al-Ghazali (lihat Ihya’ Ulumuddin, jilid V : 1). Beliau mengatakan, bahwa seluruh ilmu tercakup dalam karya-karya dan sifat-sifat Allah, dan al-Qur’an adalah penjelasan esensi-esensi, sifat–sifat dan perbuatan-Nya. al-Qur’an itu laksana lautan yang tak bertepi, dan jika sekiranya lautan itu menjadi tinta untuk menjelaskan kata-kata Tuhanku, niscaya lautan itu akan habis sebelum kata-kata Tuhan itu berakhir (lihat Al-Ghazali, 11329 H: 9, 32).

  28. eka nur annisa

    assalamualaikum, saya setuju alquran adalah hidayah bagi seseorang yg mempelajarinya karrna bagi seseorg yg mempelajarinya dia juga pasti mengamalkan alquran, didalam isi alquranpun sudh terletak berbagai macam isi ilmu2 yg tidak pernh kita ketahui bhwa dialquran sudh tertulis sejak lama tak heran para ahli penelitian menggunakan alquran sebagai landasannya. Dialquran juga banyak certa peristiwa jaman lampau dan jaman yg akan datang dicertakan dalam bentuk ciri2 dan masya allah anugrah dalam kalam Allah memang membuktikan bahwa itu ada.
    Wallahua’lambishab

  29. Ayunda Husnun Haifa

    Menurut saya bahwa Al-Qur’an memiliki banyak fungsi yakni sebagai hidayah, peringatan, syifa’, dan rahmat.Jika ketiga hal di atas tidak dipenuhi, maka Al-Qur’an tidak akan memberikan petunjuk, obat maupun rahmat bagi manusia. Oleh sebab itu, orang yang banyak bergelimang dengan maksiat adalah orang yang tidak mendapat petunjuk Al-Qur’an, yaitu orang-orang yang tidak mau dan mampu membaca dengan benar, tidak mau menghayati maknanya dan tidak pula mengamalkannya. Sebagai orang terpelajar, tentu kita harus berusaha mampu membaca dengan arti yang sesungguhnya, yaitu mampu menangkap isyarat atau makna Al-Qur’an tersebut, untuk kemudian mau mengamalkannya.

    Ayunda Husnun Haifa
    1810301137
    4C Fisioterapi

  30. Adam Maulana SC (1810301143)

    Saya sependapat bahwa Islam tidak pernah terasing dari sains. Sudah banyak bukti bahwa al-Quran telah menginspirasi para ilmuan/peneliti Muslim di dunia untuk mengembangkan sains. Namun saat ini yang terjadi justru sains yang berkembang adalah produk barat.

  31. MIA AGUSTINA

    Baik, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Setelah saya membaca secara keseluruhan mengenai artikel ini, saya sangat terkesima dengan penjelasan dan penggambaran rinci yang dijabarkan oleh penulis dalam artikel ini, ditambah dengan beberapa kutipan yang dapat menyentuh pembaca, terutama saya sendiri. Ini merupakan salah satu artikel yang sangat bermanfaat yang telah saya baca.

    Pada artikel ini, saya sependapat dengan beberapa pendapat atau kutipan yang ada, seperti :
    1. Seperti yang dikatakan Al-Ghazali (lihat Ihya’ Ulumuddin, jilid V : 1). Beliau mengatakan, bahwa seluruh ilmu tercakup dalam karya-karya dan sifat-sifat Allah, dan al-Qur’an adalah penjelasan esensi-esensi, sifat–sifat dan perbuatan-Nya. al-Qur’an itu laksana lautan yang tak bertepi, dan jika sekiranya lautan itu menjadi tinta untuk menjelaskan kata-kata Tuhanku, niscaya lautan itu akan habis sebelum kata-kata Tuhan itu berakhir (lihat Al-Ghazali, 11329 H: 9, 32).
    2. Menurut Shihab, mewujudkan iklim ilmu pengetahuan jauh lebih penting dari pada menemukan teori ilmiah, karena tanpa mewujudkan iklim ilmu pengetahuan, para ahli yang menemukan teori tersebut akan mengalami nasib seperti Galileo yang menjadi korban hasil penemuannya (Shihab, 1992: 44).
    3. Allah menyeru: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmulah yang paling Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya (QS. Al-Alaq: 1-5).
    4. Al-Qardhawi (1989: 99-100), bahwa ilmu yang wajib dipelajari setiap Muslim adalah ilmu yang diperlukan dan yang dituntut oleh agama dan dunianya.
    5. Al-Ghazali juga benar ketika mengatakan, bahwa ilmu muamalah (karena ia juga membagi ilmu yang mukasyafah) yang pertama diwajibkan bagi orang mukallaf adalah ilmu tauhid, yaitu belajar dua kalimat syahadat meskipun dengan taklid, kemudian setelah itu belajar thaharah dan shalat (fiqh) (Al-Ghazali, 1975, I, : 25).

    Dari berbagai pendapat ini, dapat menunjukkan bahwa kemajuan dalam ilmu pengetahuan itu tidak hanya dinilai dari apa yang diberikan oleh ilmuwan kepada kehidupan masyarakat ini, tetapi juga dapat diukur dengan terwujudnya suatu suasana yang dapat mendorong kemajuan ilmu pengetahuan itu agar semakin berkembang dan dapat mengikuti perkembangan zaman. Adapun berbagai pendapat yang berbeda dari para ahli, itu semua merupakan salah satu proses dari mengembangkan ilmu pengetahuan sendiri. Dimana ajaran islam senantiasa menyeru dan mendorong umatnya untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya dengan syarat yaitu mencari ilmu yang baik dan bermanfaat baik di dunia dan memberikan berkah untuk diakhirat kelak. Dengan itulah manusia akan sentiasa berfikir untuk senantiasa mencari dan mengembangkan sesuatu yang ada di dalam fikirannya sehingga mereka akan mendapatkan kehormatan, kemuliaan dan posisi yang luhur dikehidupan ini.

    Umat islam senantiasa dituntut untuk memperluas ilmu pengetahuannya, untuk perbedaan pendapat diantara ilmuwan mengenai ilmu yang didahulukan untuk dipelajari diantara ilmu agama dan ilmu non agama, dimana kedua ilmu tersebut berjalan secara beriringan. Apabila seseorang memperlajari ilmu agama, maka dia akan sekaligus mendapatkan ilmu non agama untuk menunjang kehidupannya, begitupun sebaliknya, apabila seseorang telah mempelajari ilmu non agama dengan baik, maka dia akan senantiasa mencari dan mempelajari ilmu agama juga. Dikarenakan mereka akan merasakan kekosongan di hati mereka, sehingga mereka akan selalu senantiasa memikirkan hal tersebut. Saya sependapat dengan penulis, dimana sebagai umat islam kita harus memprioritaskan untuk mempelajari ilmu agama sebaik mungkin seperti shalat, mengaji, zakat, puasa, haji, dan lain sebagainya sehingga kita dapat mempertanggung jawabkan kehidupan ini nantinya kepada Allah swt. Sehingga dapat terciptalah hubungan yang di sebutkan dalam al-qur’an yaitu hablun min Allah wa hablun min al-nas, disini terjadilah hubungan vertikal dan horizontal antara manusia dengan Allah swt dan makhluk ciptaanya.

    Seperti yang sudah dijelaskan didalam artikel ini, bahwa allah telah menjelaskan bahwa al-quran memiliki fungsi diantaranya sebagai hidayah, peringatan, syifa’, obat sakit jiwa dan rahmat. Sebagai umat muslim, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk membaca, mempelajari, memahami, merenungkan hingga mengamalkan ajaran-ajaran yang ada di al-qur’an. Al-qur’an merupakan petunjuk bagi umat manusia baik untuk ilmu pengetahuan, norma-norma dan akhlak. Contoh faktanya tidak dapat dipungkiri bahwa banyaknya ayat-ayat yang ada di dalam al-qur’an menjelaskan tentang ilmu-ilmu pengetahuan yang ada pada saat ini, contohnya proses pembentukan manusia, matari berputar pada porosnya, asal muasal alam dari air, dan masih sangat banyak lagi ilmu pengetahuan alam yang dapat di benarkan oleh al-qur’an. Sehingga al-qur’an merupakan suatu petunjuk dan penerang bagi umat manusia dikala kebingungan dan membutuhkan petunjuk. Tidak ada keragu-raguan lagi terhadap kebenaran al- qur’an bagi umat manusia.

  32. MIA AGUSTINA

    Baik, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Nama : Mia Agustina

    Setelah saya membaca secara keseluruhan mengenai artikel ini, saya sangat terkesima dengan penjelasan dan penggambaran rinci yang dijabarkan oleh penulis dalam artikel ini, ditambah dengan beberapa kutipan yang dapat menyentuh pembaca, terutama saya sendiri. Ini merupakan salah satu artikel yang sangat bermanfaat yang telah saya baca.

    Pada artikel ini, saya sependapat dengan beberapa pendapat atau kutipan yang ada, seperti :
    1. Seperti yang dikatakan Al-Ghazali (lihat Ihya’ Ulumuddin, jilid V : 1). Beliau mengatakan, bahwa seluruh ilmu tercakup dalam karya-karya dan sifat-sifat Allah, dan al-Qur’an adalah penjelasan esensi-esensi, sifat–sifat dan perbuatan-Nya. al-Qur’an itu laksana lautan yang tak bertepi, dan jika sekiranya lautan itu menjadi tinta untuk menjelaskan kata-kata Tuhanku, niscaya lautan itu akan habis sebelum kata-kata Tuhan itu berakhir (lihat Al-Ghazali, 11329 H: 9, 32).
    2. Menurut Shihab, mewujudkan iklim ilmu pengetahuan jauh lebih penting dari pada menemukan teori ilmiah, karena tanpa mewujudkan iklim ilmu pengetahuan, para ahli yang menemukan teori tersebut akan mengalami nasib seperti Galileo yang menjadi korban hasil penemuannya (Shihab, 1992: 44).
    3. Allah menyeru: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmulah yang paling Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya (QS. Al-Alaq: 1-5).
    4. Al-Qardhawi (1989: 99-100), bahwa ilmu yang wajib dipelajari setiap Muslim adalah ilmu yang diperlukan dan yang dituntut oleh agama dan dunianya.
    5. Al-Ghazali juga benar ketika mengatakan, bahwa ilmu muamalah (karena ia juga membagi ilmu yang mukasyafah) yang pertama diwajibkan bagi orang mukallaf adalah ilmu tauhid, yaitu belajar dua kalimat syahadat meskipun dengan taklid, kemudian setelah itu belajar thaharah dan shalat (fiqh) (Al-Ghazali, 1975, I, : 25).

    Dari berbagai pendapat ini, dapat menunjukkan bahwa kemajuan dalam ilmu pengetahuan itu tidak hanya dinilai dari apa yang diberikan oleh ilmuwan kepada kehidupan masyarakat ini, tetapi juga dapat diukur dengan terwujudnya suatu suasana yang dapat mendorong kemajuan ilmu pengetahuan itu agar semakin berkembang dan dapat mengikuti perkembangan zaman. Adapun berbagai pendapat yang berbeda dari para ahli, itu semua merupakan salah satu proses dari mengembangkan ilmu pengetahuan sendiri. Dimana ajaran islam senantiasa menyeru dan mendorong umatnya untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya dengan syarat yaitu mencari ilmu yang baik dan bermanfaat baik di dunia dan memberikan berkah untuk diakhirat kelak. Dengan itulah manusia akan sentiasa berfikir untuk senantiasa mencari dan mengembangkan sesuatu yang ada di dalam fikirannya sehingga mereka akan mendapatkan kehormatan, kemuliaan dan posisi yang luhur dikehidupan ini.

    Umat islam senantiasa dituntut untuk memperluas ilmu pengetahuannya, untuk perbedaan pendapat diantara ilmuwan mengenai ilmu yang didahulukan untuk dipelajari diantara ilmu agama dan ilmu non agama, dimana kedua ilmu tersebut berjalan secara beriringan. Apabila seseorang memperlajari ilmu agama, maka dia akan sekaligus mendapatkan ilmu non agama untuk menunjang kehidupannya, begitupun sebaliknya, apabila seseorang telah mempelajari ilmu non agama dengan baik, maka dia akan senantiasa mencari dan mempelajari ilmu agama juga. Dikarenakan mereka akan merasakan kekosongan di hati mereka, sehingga mereka akan selalu senantiasa memikirkan hal tersebut. Saya sependapat dengan penulis, dimana sebagai umat islam kita harus memprioritaskan untuk mempelajari ilmu agama sebaik mungkin seperti shalat, mengaji, zakat, puasa, haji, dan lain sebagainya sehingga kita dapat mempertanggung jawabkan kehidupan ini nantinya kepada Allah swt. Sehingga dapat terciptalah hubungan yang di sebutkan dalam al-qur’an yaitu hablun min Allah wa hablun min al-nas, disini terjadilah hubungan vertikal dan horizontal antara manusia dengan Allah swt dan makhluk ciptaanya.

    Seperti yang sudah dijelaskan didalam artikel ini, bahwa allah telah menjelaskan bahwa al-quran memiliki fungsi diantaranya sebagai hidayah, peringatan, syifa’, obat sakit jiwa dan rahmat. Sebagai umat muslim, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk membaca, mempelajari, memahami, merenungkan hingga mengamalkan ajaran-ajaran yang ada di al-qur’an. Al-qur’an merupakan petunjuk bagi umat manusia baik untuk ilmu pengetahuan, norma-norma dan akhlak. Contoh faktanya tidak dapat dipungkiri bahwa banyaknya ayat-ayat yang ada di dalam al-qur’an menjelaskan tentang ilmu-ilmu pengetahuan yang ada pada saat ini, contohnya proses pembentukan manusia, matari berputar pada porosnya, asal muasal alam dari air, dan masih sangat banyak lagi ilmu pengetahuan alam yang dapat di benarkan oleh al-qur’an. Sehingga al-qur’an merupakan suatu petunjuk dan penerang bagi umat manusia dikala kebingungan dan membutuhkan petunjuk. Tidak ada keragu-raguan lagi terhadap kebenaran al- qur’an bagi umat manusia.

  33. Lisdawaty H. Akuba

    Lisdawaty H. Akuba
    1810301124

    Al-quran dan sains modren suatu hal yang saling berhubungan bahwa Islam sangat menjunjung tinggi serta memuliakan ilmu pengetahuan dan para ilmuwan. Dan Al Qur”an terbukti menjadi pegangan umat , karena di dalam Al – qur an banyak juga ilmu” yang di dapatkan, terbukti banyak ilmuan non muslim juga ikut memperdalam Al – Qur an ,Dan kita jadikan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup diri kita. Dan juga Al-Qur’an adalah petunjuk bagi manusia, baik yang menyangkut informasi ilmu pengetahuan maupun yang terkait dengan norma-norma hukum dan akhlak.
    Didalam Al-Quran akan banyak mendapat informasi ilmiah.
    Itulah kehebatan al-Qur’an, memang benar ia adalah mukjizat Nabi Muhammad saw. yang terbesar.

  34. Nur Hafniaty Z Napu

    Assalamualaikum Wr Wb
    Pertama-tama saya ingin menyampaikan terima kasih kepada penulis artikel ini karena telah menambah wawasan saya tentang agama islam.
    Menurut saya artikel ini sangat membantu anak muda zaman yang kurang pengetahuannya tentang agama islam. Bahasa dalam artikel ini pun mudah dimengerti. Banyak yang bisa dipelajari dari artikel ini. Seperti hubungan antara Al-Quran dan sains, sejarah peradaban islam dan kenyataan bahwa sains lebih dulu dikembangkan oleh umat muslim padahal yang kita ketahui sekarang bahwa sains dan teknologi berhubungan erat dengan bangsa barat. Selain itu di artikel ini juga dicantumkan beberapa ayat suci Al Quran yang berhubungan dengan sains dan teknologi itu sendiri.

  35. Nur Hafniaty Z Napu

    Assalamualaikum Wr Wb

    Nama saya Nur Hafniaty Z Napu, Nim 1810301119, dari kelas 4C S1 Fisioterapi.

    Pertama-tama saya ingin menyampaikan terima kasih kepada penulis artikel ini karena telah menambah wawasan saya tentang agama islam .
    Menurut saya artikel ini sangat membantu anak muda zaman yang kurang pengetahuannya tentang agama islam. Bahasa dalam artikel ini pun mudah dimengerti. Banyak yang bisa dipelajari dari artikel ini. Seperti hubungan antara Al-Quran dan sains, sejarah peradaban islam dan kenyataan bahwa sains lebih dulu dikembangkan oleh umat muslim padahal yang kita ketahui sekarang bahwa sains dan teknologi berhubungan erat dengan bangsa barat. Selain itu di artikel ini juga dicantumkan beberapa ayat suci Al Quran yang berhubungan dengan sains dan teknologi itu sendiri.

  36. Norma Sari Devi AR

    Kesimpulan materi
    1. Saya sependapat dgn salah satu ulama mengenai perspektif islam terhadap sains yaitu Al-Ghazali (lihat Ihya’ Ulumuddin, jilid V : Beliau mengatakan, bahwa seluruh ilmu tercakup dalam karya-karya dan sifat-sifat Allah, dan al-Qur’an adalah penjelasan esensi-esensi, sifat–sifat dan perbuatan-Nya. al-Qur’an itu laksana lautan yang tak bertepi, dan jika sekiranya lautan itu menjadi tinta untuk menjelaskan kata-kata Tuhanku, niscaya lautan itu akan habis sebelum kata-kata Tuhan itu berakhir (lihat Al-Ghazali, 11329 H: 9, 32).
    2. Motivasi Al Quran terhadap ilmu pengetahuan. Hal ini tidak perlu diragukan lagi, sudah tertera dari awal Allah SWT sudah menyerukan kepada hambanya untuk menuntut ilmu dibuktikan dgn Beberapa ayat pertama yang diwahyukan Nabi Muhammad s.a.w. menandaskan pentingnya membaca, menulis dan belajar-mengajar. Allah menyeru: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan.
    3. Dan ilmu yg manakah yg perlu dipelajari? Saya sependapat dgn (1989: 99-100), bahwa ilmu yang wajib dipelajari setiap Muslim adalah ilmu yang diperlukan dan yang dituntut oleh agama dan dunianya.
    4. Al Quran dan kaum intelektual memiliki keterkaitan satu sama lain yang dimana sejauh ini banyak kaum intelektual membuktikan bahwa yg mereka temukan atau pelajari itu sangat relevan dgn isi alquran. Sehingga menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, baik yang menyangkut informasi ilmu pengetahuan maupun yang terkait dengan norma-norma hukum dan akhlak.

  37. sisi milandri

    Sisi Milandri (1810301122)

    didalam artikel tersebut telah dijelaskan bahwa antara al quran dan ilmu sains tersebut saling berhungan dan mempunyai ikatan. dna Al-quran itu sendiri telah menjadi pedoman hidup bagi umat muslim, dan setiap umat muslim diwajibkan dalam mencari ilmu karena apa karna ilmu kita bisa mempelajari al-quran, karena kita mempunyai ilmulah ilmu sains itu ada, dan juga didalam al-quran dan juga hadist telah menerangkan bahwa menuntut imlu itu wajib bagi setiap orang muslim. dan kita dianjurkan mencari ilmu itu dari bualan sampai keliang lahat krena apa ilmu itu tidak akan pernah habis untuk selalu kita pelajari semakin banyak kita belajar maka semakin banyak pula pengetahuan kita terhadap ilmu aq-quran dan juga ilmu sains. maka dari itu antara ilmu,al-quran dan juga sians itu saling berhungan dan berkaitan antara satu sama lain.

  38. HANIFAH ADELA

    assalamualaikum wr.wb
    nama : hanifah adela
    nim : 1810301140

    Dalam konteks ini saya sependapat dengan Mushthafa Al-Maraghi yang menyetujui, itulah al-Qur’an yang menggunakan prinsip umum, artinya setiap orang dapat memperoleh seluruh pengetahuan tentang perkembangan fisik dan spiritual manusia yang ingin diketahuinya dengan bantuan prinsip-prinsip tersebut. Dan disetujui peneliti menjelaskan tentang detail yang diberikan pada masyarakat kepada masyarakat. Adalah penting artinya arti ayat dalam sorotan. Tapi juga tidak boleh berlebih-lebihan menangkan fakta-fakta ilmiah dengan mencocok-cocokkan al-Qur’an. Bagaimana pun jika makna lahiriah ayat itu konsisten dengan fakta ilmiah yang telah mantap, kita menanyakan dengan bantuan fakta itu.

    Seperti yang sudah dijelaskan didalam artikel ini, bahwa allah telah menjelaskan bahwa al-quran memiliki fungsi diantaranya sebagai hidayah, peringatan, syifa’, obat sakit jiwa dan rahmat. Sebagai umat muslim, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk membaca, mempelajari, memahami, merenungkan hingga mengamalkan ajaran-ajaran yang ada di al-qur’an. Al-qur’an merupakan petunjuk bagi umat manusia baik untuk ilmu pengetahuan, norma-norma dan akhlak. Contoh faktanya tidak dapat dipungkiri bahwa banyaknya ayat-ayat yang ada di dalam al-qur’an menjelaskan tentang ilmu-ilmu pengetahuan yang ada pada saat ini, contohnya proses pembentukan manusia, matari berputar pada porosnya, asal muasal alam dari air, dan masih sangat banyak lagi ilmu pengetahuan alam yang dapat di benarkan oleh al-qur’an. Sehingga al-qur’an merupakan suatu petunjuk dan penerang bagi umat manusia dikala kebingungan dan membutuhkan petunjuk. Tidak ada keragu-raguan lagi terhadap kebenaran al- qur’an bagi umat manusia.

  39. firdona adi putra

    firdona adi putra
    1810301185

    setelah saya baca artikel di atas saya semakin percaya dengan agama islam yang saya anut ini, peradaban ini maju terbentu atau penggerak adalah umat islam lah yang melakuannya segala sesuatu teknologi yang diciptakan sekaran itu jerih payah atau campur tangan cendikiawan muslim. kita sebagai umat islam harur berpedoman dengan pentunjuk yang di berikan allah melalui nabi muhammad yaitu Al- quran. ketikan kita sudah mengikuti pedoman yang di anjurkan maka duinia ini kita kuasai tapi jika kita murka satu bidang keilmuan tidak dapat di kuasai umat islam.

  40. Fadilla Yustisia P. S (18103011335)

    Pendapat saya setelah membaca artikel tersebut bahwa sebernarnya Al quran dan Sains, keduanya sangat berhubungan. Dimana saat ini sudah banyak perkembangan – kembangan ilmu sains.Tetapi Al quran harus tetap menjadi pedoman umat islam dalam bertindak. Al quran adalah kitab suci umat muslim. Segala sesuatu yang ada di alam semesta ini adalah ciptaan Allah SWT. Adapun ayat-ayat yang menjelaskan bahwa Allah SWT-lah yang telah menciptakan alam semesta adalah Q.S Al-Sajdah :4 . Dan Q. S Al-Baqarah: 29 yang artinya ” Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. dan Dia Maha mengetahui segala sesuatu” . Dari ayat tersebut terdapat beberapa penjelasan, salah satu nya adalah Allah yang telah menciptakaan langit dan bumi. Jadi perkembangan ilmu sains apapun harus berpedoman pada Al quran karena segala sesuatu yang ada disini terjadi karena kehendak Allah SWT.

  41. Yulia Astuti

    Assalamualaikum
    Saya Yulia Astuti

    Alquran sebagai kitab suci dan petunjuk hidup umat Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW pada 14 abad silam, secara mengagumkan, mengungkapkan sederet fenomena ilmu pengetahuan yang telah terbukti akurasi dan kebenarannya.

    Ilmu pengetahuan modern telah menemukan adanya batas di tempat pertemuan antara dua lautan yang berbeda. Pembatas itu membagi dua lautan sehingga setiap laut memiliki temperatur, berat jenis, dan kadar garam masing-masing. Misalnya, laut Mediterania memiliki air yang hangat serta kadar garam dan berat jenisnya lebih rendah dibandingkan Samudra Atlantik. Temuan sains modern itu sejalan dengan Alquran yang telah mengungkapkannya sejak 14 abad lampau. Dalam surah Arrahman ayat 19-20, Allah SWT berfirman, ”Dia membiarkan dua lautan mengalir, yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya, ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.” Perbedaan kadar garam kedua lautan yang dipisahkan pembatas itu juga diungkapkan dalam surah Alfurqan ayat 53, “Dan, Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” Kebenaran ayat Alquran itulah yang membuat para saintis Barat berdecak kagum.

  42. Fadilla Yustisia

    Pendapat saya setelah membaca artikel tersebut bahwa sebernarnya Al quran dan Sains, keduanya sangat berhubungan. Dimana saat ini sudah banyak perkembangan – kembangan ilmu sains.Tetapi Al quran harus tetap menjadi pedoman umat islam dalam bertindak. Al quran adalah kitab suci umat muslim. Segala sesuatu yang ada di alam semesta ini adalah ciptaan Allah SWT. Adapun ayat-ayat yang menjelaskan bahwa Allah SWT-lah yang telah menciptakan alam semesta adalah Q.S Al-Sajdah :4 . Dan Q. S Al-Baqarah: 29 yang artinya ” Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. dan Dia Maha mengetahui segala sesuatu” . Dari ayat tersebut terdapat beberapa penjelasan, salah satu nya adalah Allah yang telah menciptakaan langit dan bumi. Jadi perkembangan ilmu sains apapun harus berpedoman pada Al quran karena segala sesuatu yang ada disini terjadi karena kehendak Allah SWT.

  43. David Malelak

    David Malelak
    1810301184

    Jujur saya baru tahu akan hal ini, banyak informasi yang cukup menarik bagi saya dalam artikel ini. Misalnya meminta pendapat saya, maka banyak hal yang memang bisa kita pelajari dari kitab suci kita masing -masing. Khusunya dalam hal menjalankan kehidupan, atau informasi terkait alam dimana kita ada sampai saat ini.
    Semuanya cukup masuk akal apabila dapat dijelaskan dengan sains. Namun semuanya itu tetap ada juga dalam kitab suci.

    Saya sendiri juga belajar bagaimana cara menanam dari Alkitab, yang terdapat dalam matius 13. Perumpamaan seorang penabur benih. Setiap alasan sebuah benih dapat hidup dilingkunan yang baik, maka pertumbuhannya juga baik. Dari sini saya dalam hal menanam sesuatu selalu dirawat dan diperhatikan.

    Jadi banyak hal yang bisa di ambil dalam kitab suci yang baik untuk di pelajari dan di kembangkan

  44. Dinde Gita Daulati

    Artikel yang begitu menggugah hati, menyadarkan diri bahwa masih banyak yang belum diri ini ketahui. Betapa gigihnya kaum ilmuwan muslim terdahulu untuk menuntut ilmu yang tanpa sadar ataupun sadar menjadi salah satu penjelas terkait identitas Islam. Membuat kacang tidak lupa akan kulitnya, membuat setiap orang tersadar dirinya berasal dari ciptaan Allah SWT yang memberikan segudang petunjuk dan ilham melalui kitab suci Al Qur’an. Dengan mendengar kata iqro’ saja akan banyak yang terlintas berjuta makna dengan penuh sarat.

    Sedihlah kaum muda sekarang apabila hanya mengetahui ilmuwan luar yang justru berguru pada ilmuwan muslim dengan basic pembelajaran dari Al – Qur’an. Kitab yang mereka sendiri miliki, seperti halnya memegang emas tapi tidak tau fungsinya karena malas membaca, mencari tau, atau belajar. Kaum muda sekarang mungkin mudah mengeluarkan kata “wah” begitu melihat segudang prestasi oleh public figur di tv yang mampu memasuki universitas bergengsi dunia. Padahal alasan universitas di seluruh dunia berdiri karena ada inovasi yang diberikan pada masa kejayaan Muslim itu sendiri.

    Bagaimana bisa? Mungkin itu yang tersimpan di benak anak muda begitu mengetahui prestasi para Nabi dan para ilmuwan muslim dulu kala. Al -Qur’an lah jawabannya. Tuhan tidak akan membiarkan hambaNya makan tanpa tau tujuannya, Tuhan tidak akan membiarkan hambaNya menikmati malam tanpa tau alasannya. Tuhan menberikan kita petunjuk dan alsan setiap apa yabg terjadi di langit dan bumi pada setiap detiknya.

    Sehingga apabila kita mencoba menjadi lebih dekat dengan Al Qu’an akan semakin merasa banyak yang kita tidak tahu selama ini, dan semakin sadar kita bahwa segala hal yang sedang kita nikmati saat kni mulai dari kecanggihan teknologi dan sumber daya adalah kuasaNya dan sudah ditakdirkanNya. Maka kita mampu melihat semuanya dari berbagai sisi. Artinya dengan melihat dan menerima ilmu yang kita terima sekarang tidak dipungkiri kita harus melihat kembali dari sisi Islam. Hal tersebut membuat kita open minded. Open terhadap segala hal tetapi tau dasar berpijaknya.. Al Qur’an dengan begitu In sha Allah kita tidak akan salah arah dalam memahami ilmu.. In sha Allah Tuhan selalu membersamai mereka yang menuntut ilmu dan berhara jalan yang lurus dari Nya. Aamiin…

  45. Dinde Gita Daulati

    Artikel yang begitu menggugah hati, menyadarkan diri bahwa masih banyak yang belum diri ini ketahui. Betapa gigihnya kaum ilmuwan muslim terdahulu untuk menuntut ilmu yang tanpa sadar ataupun sadar menjadi salah satu penjelas terkait identitas Islam. Membuat kacang tidak lupa akan kulitnya, membuat setiap orang tersadar dirinya berasal dari ciptaan Allah SWT yang memberikan segudang petunjuk dan ilham melalui kitab suci Al Qur’an. Dengan mendengar kata iqro’ saja akan banyak yang terlintas berjuta makna dengan penuh sarat.

    Al Qur’an sendiri merupakan landasan sains modern sekarang. Bagaimana tidak? Al Qur’an ibarat cahaya dalam kegelapan yang menuntun kita untuk maju seperti sekarang. Bayangkan saja, sains modern membahas begitu pentingnya menjaga alam agar terhibdar dari Global warmingm lalu bisakah sejenak kita kembali ke Al Qur’an…

    Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi, setelah (diciptakan) dengan baik. Berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat kebaikan ( al A’raf/7:56)

    Maka lihatlah selalu ke dua sisi tersebut. Jadikanlah Al Qur’an sebagai pedoman hidup yang selayak kayaknya.. Waalahualam.. Aamiin…

  46. Dinde Gita Daulati

    Artikel yang begitu menggugah hati, menyadarkan diri bahwa masih banyak yang belum diri ini ketahui. Betapa gigihnya kaum ilmuwan muslim terdahulu untuk menuntut ilmu yang tanpa sadar ataupun sadar menjadi salah satu penjelas terkait identitas Islam. Membuat kacang tidak lupa akan kulitnya, membuat setiap orang tersadar dirinya berasal dari ciptaan Allah SWT yang memberikan segudang petunjuk dan ilham melalui kitab suci Al Qur’an. Dengan mendengar kata iqro’ saja akan banyak yang terlintas berjuta makna dengan penuh sarat.

    Al Qur’an sendiri merupakan landasan sains modern sekarang. Bagaimana tidak? Al Qur’an ibarat cahaya dalam kegelapan yang menuntun kita untuk maju seperti sekarang. Bayangkan saja, sains modern membahas begitu pentingnya menjaga alam agar terhibdar dari Global warmingm lalu bisakah sejenak kita kembali ke Al Qur’an…

    Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi, setelah (diciptakan) dengan baik. Berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat kebaikan ( al A’raf/7:56)

    Maka lihatlah selalu ke dua sisi tersebut. Jadikanlah Al Qur’an sebagai pedoman hidup yang selayak layaknya.. Waalahualam.. Aamiin…

  47. ayu_rahmah_fadillah

    saya setuju dengan artikel tersebut. al-quran sebagai pedoman umat islam sendiri membahas banyak hal, mulai dari muamalah,warisan,sosial, bahkan sains. bahkan para ilmuan sudah membuktikan kebenaran sains yang ada didalam al-quran.

  48. Melia Dwi Putri

    Melia Dwi Putri
    1810301127
    Hubungan antara agama Islam dan kemajuan tekhnologi sains tidak bisa terpisah kan,di tandai dengan kemajuan sains dan tekhnologi dalam satu abad terakhir ini memang terasa sangat pesat. Boleh di katakana bahwa 99% dari penduduk dunia sekarang telah menggunakan tekhnologi modern. Mingkin hanya sebagian suku-suku terasing saja yang tidak menggunakan tekhnologi modern.
    Sains dan tekhnologi adalah daya akal manusia dan sekaligus kebutuhannya. Namun, kalau manusia tenggelam dalam struktur sains dan tekhnologi, berarti eksistensinya sebagai manusia bisa hilang. Jiwa manusia memiliki dua daya yaitu daya akal dan daya hati. Daya akal di gunakan untuk mencapai ilmu pengetahuan dan menemukan hal-hal yang baru. Sifat akal progresif dan cinta pada ilmu. Daya berpikir adalah sifat yang paling penting bagi akal.
    Pada dasarnya manusia ingin kebutuhan materinya cukup dan juga merasa sangat puas dan bahagia dengan kecukupan itu. Agama mengajarkan pemeluknya agar selalu bersyukur atas apa yang di terimanya sebab Tuhan itu maha pemurah dan bikjaksana. Manusia terdiri atas dua unsur, yaitu jasmani dan rohani, secara otomatis kedua unsur itu memiliki kebutuhan-kebutuhan tersendiri. Kebutuhan jasmani di penuhi oleh sains dan tekhnologi, sedangkan kebutuhan rohani di penuhi oleh agama dan moralitas. Apabila dua macam itu terpenuhi , menurut agama, dia akan bahagia di dunia dan di akhirat.

  49. MUH. ERDIN ARISTIA

    Al-qur’an dan ilmu pengetahuan menurut saya keduanya saling ada keterkaitan karena ilmu pengetahuan atau penemuan yang ada saat ini kebanyakan berasal dari Al-qur’an. Saya setuju dengan apa yang dikatakan oleh Al-Ghazali bahwa seluruh ilmu tercakup dalam karya-karya dan sifat-sifat Allah, dan al-Qur’an adalah penjelasan esensi-esensi, sifat–sifat dan perbuatan-Nya. al-Qur’an itu laksana lautan yang tak bertepi, dan jika sekiranya lautan itu menjadi tinta untuk menjelaskan kata-kata Tuhanku, niscaya lautan itu akan habis sebelum kata-kata Tuhan itu berakhir (lihat Al-Ghazali, 11329 H: 9, 32). Dari apa yang di katakan Al Ghazali ini bisa kita simpulkan jika ada pertayaan yang muncul di benak kita tentang ilmu pengetahuan itu sebenarnaya ada jawabannya di Al-qur’an jika kita sedikit bersabar untuk menafsirkan dan mencarinya. Saya pribadi kagum sama Al-quran karena walaupun sudaah di tulis ribuan tahun yg lalu tapi sampai sekarang bisa jadikan pedoman baik untuk mencari ilmu pengetahuan ataupun sebagai pedoman untuk menjalani hidup yang lebih baik.

  50. Anida Q

    Al Qur’an merupakan kalam Allah SWT yang merupakan pintu pengetahuan, dimana Allah berfirman tentang apa saja yang sudah terjadi, sedang terjadi, maupun yang akan terjadi yang bertujuan agar manusia yg sebagai Khalifa fil ardhl menjadi seorang yang berfikir dengan firman Allah. Di dalam nya terdapat banyak ilmu pengetahuan yang memang sifatnya universal, tetapi kita tidak cukup hanya memahami Al Qur’an saja harus ada pendamping yaitu As Sunnah, karena terdapat batasan batasan universal yg perlu di khususkan agar lebih mudah dalam pemahaman suatu ilmu.

    Dari Al Qur’an kita dapat belajar bahwa Allah menurunkan ilmu bukan hanya melalui manusia, tetapi kita juga dapat memperoleh nya dari kejadian suatu fenomena alam atau disebut juga ayat kauniyah.

    Terima kasih

  51. Lanenta Adira Widanti

    Al-Qur’an sebagai sumber ilmu pengetahuan terbukti dengan lahirnya para ilmuwan muslim seperti ar Razi, al Ghazali dan lain sebagainya. Ilmu telah lama berkembang di negara timur tengah, bahkan lebih dahulu daripada lahirnya para ilmuwan barat.

    Selain dari Al-Qur’an, umat Islam juga memiliki Sunnah sebagai penjelas. Dari situ kita dapat mengetahui bahwa Islam merupakan satu-satunya agama yang sangat memuliakan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, kita sebagai umat Islam wajib memiliki ilmu, baik agama maupun ilmu dunia.

    Perbedaan para ulama agama islam , saling menghargai satu sama lain terhadap pendapat-pendapatnya.
    Mereka memiliki perbedaan pendapat tentang al-qur’an, memang benar al-qur’an adalah mukjizat Nabi Muhammad SAW yang terbesar. Al-Qur’an tidak hanya sekadar informasi ilmiah, tetapi ia memiliki fungsi petunjuk, dan rahmat.

  52. Fira Rezalita

    Al-Qur’an sebagai sumber ilmu pengetahuan terbukti dengan lahirnya para ilmuwan muslim seperti ar Razi, al Ghazali dan lain sebagainya. Ilmu telah lama berkembang di negara timur tengah, bahkan lebih dahulu daripada lahirnya para ilmuwan barat.

    Selain dari Al-Qur’an, umat Islam juga memiliki Sunnah sebagai penjelas. Dari situ kita dapat mengetahui bahwa Islam merupakan satu-satunya agama yang sangat memuliakan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, kita sebagai umat Islam wajib memiliki ilmu, baik agama maupun ilmu dunia.

    Perbedaan para ulama agama islam , saling menghargai satu sama lain terhadap pendapat-pendapatnya.
    Mereka memiliki perbedaan pendapat tentang al-qur’an, memang benar al-qur’an adalah mukjizat Nabi Muhammad SAW yang terbesar. Al-Qur’an tidak hanya sekadar informasi ilmiah, tetapi ia memiliki fungsi petunjuk, dan rahmat.

  53. Pragita Zulfi

    Dari artikel diatas saya dapat mengambil kesimpulan bahwa Al-Qur’an memang kitab Allah yang ditujukan kepada seluruh umat manusia, didalamnya terkandung ilmu sains tentang semua hal yang dapat terjadi di muka bumi ini telah banyak ditemukan bahwa para peneliti menemukan kesamaan pada surah-surah di Al-Qur’an, selain itu didalam Al-Qur’an menunjukkan tentang mana hal baik dan buruk untuk dilakukan oleh manusia.
    Maka dari itu haruslah kita sebagai umat islam yang memegang kitab Al-Qur’an membacanya, merenungkan dan memahami keajaiban-keajaiban yang ada di dalamnya, dengan begitu jika kita sudah memahaminya maka Al-Qur’an akan menjadikan kita sebagai orang yang berilmu serta menuntun kita ke jalan yang benar dan hidup akan menjadi lebih baik dan terasa tenang. Wallahu a’lam bishawab.

  54. indahsrimutiahlubis

    Pendapat saya dari artikel di atas Dalam Al-Qur’an terdapat banyak sekali ayat-ayat yang menerangkan tentang berbagai macam ilmu, baik itu ilmu agama maupun ilmu umum, sehingga jika dikatakan bahwa Al-Quran berlaku sepanjang zaman maka hal tersebut adalah benar, karena dalam Al-Qur’an terdapat ilmu-ilmu yang sebenarnya telah lama diungkapkan oleh Al-Qur’an, namun baru dapat dijelaskan oleh manusia ratusan tahun kemudian, sehingga kita selaku generasi muda muslim seharusnya mempelajari Al-Qur’an tidak hanya mempelajari tentang tata bahasa semata, namun kita juga harus bisa mengungkap ilmu-ilmu yang ada di dalamnya untuk dimanfaatkan dalam kehidupan kita. Kemudian dapat dibuktikan juga, Al-Qur’an sebagai sumber ilmu pengetahuan adalah dengan lahirnya para ilmuwan muslim seperti yang dijabarkan pada artikel diatas.

  55. Ali imran

    Al-Qur’an sebagai sumber ilmu pengetahuan terbukti dengan lahirnya para ilmuwan muslim seperti ar Razi, al Ghazali dan lain sebagainya. Ilmu telah lama berkembang di negara timur tengah, bahkan lebih dahulu daripada lahirnya para ilmuwan barat.

    Selain dari Al-Qur’an, umat Islam juga memiliki Sunnah sebagai penjelas. Dari situ kita dapat mengetahui bahwa Islam merupakan satu-satunya agama yang sangat memuliakan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, kita sebagai umat Islam wajib memiliki ilmu, baik agama maupun ilmu dunia.

    Perbedaan para ulama agama islam , saling menghargai satu sama lain terhadap pendapat-pendapatnya.
    Mereka memiliki perbedaan pendapat tentang al-qur’an, memang benar al-qur’an adalah mukjizat Nabi Muhammad SAW yang terbesar. Al-Qur’an tidak hanya sekadar informasi ilmiah, tetapi ia memiliki fungsi petunjuk, dan rahmat.

  56. Ali imran

    Al-Qur’an sebagai sumber ilmu pengetahuan terbukti dengan lahirnya para ilmuwan ilmuan muslim seperti ar Razi, al Ghazali dan lain sebagainya. Ilmu telah lama berkembang di negara timur tengah, bahkan lebih dahulu daripada lahirnya para ilmuwan barat.

    Selain dari Al-Qur’an, umat Islam juga memiliki Sunnah sebagai penjelas. Dari situ kita dapat mengetahui bahwa Islam merupakan satu-satunya agama yang sangat memuliakan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, kita sebagai umat Islam wajib memiliki ilmu, baik agama maupun ilmu dunia.

    Perbedaan para ulama agama islam , saling menghargai satu sama lain terhadap pendapat-pendapatnya.
    Mereka memiliki perbedaan pendapat tentang al-qur’an, memang benar al-qur’an adalah mukjizat Nabi Muhammad SAW yang terbesar. Al-Qur’an tidak hanya sekadar informasi ilmiah, tetapi ia memiliki fungsi petunjuk, dan rahmat.

  57. Ellya firzatullah

    Saya setuju dengan paparan artikel ini, Al-Qur’an telah memberi banyak bukti tentang kebenarannya. Alqu’an adalah pedoman hidup manusia, didalamnya terdapat banyak ilmu, seperti sains, dan banyak ilmu ilmu pada kehidupan. Yang sudah terbukti kebenarannya. Tentang bagaimana adanya siang dan malam dll. Al-Qur’an juga memberi kita ilmu dalam menjalani hidup, memperlihatkan mana yang benar dan salah, apa yang boleh dan tidak.
    Jadi mari kita baca alquran merenungkannya dan menerapkan amalan amalannya pada kehidupan sehari hari insya allah kita akan selamat dunia dan akhirat.

  58. DITA MAIZURAH

    saya setuju dengan penjelasan artikel ini bahwa Tak ada benturan dan pertentangan antara Islam dengan sains, karena semua hal2 yg ditemukan oleh para ilmuan dapat ditemukan didalam alquran .dan semua hal hal yang belum terjawab oleh sains pun sudah ada jawaban di salam al quran.dan islam tidak pernah terasing dari sains. Sebaliknya, Islam dan sejarah Islam menunjukkan bahwa al-Quran banyak menginspirasi ilmuwan Muslim mengembangkan sains.

  59. adinda farida larasati

    Setelah saya membaca artikel tersebut saya menyadari bagaimana alquran sangatlah berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Seperti yang di katakan oleh Al-Ghazali (lihat Ihya’ Ulumuddin, jilid V : 1). Beliau mengatakan, bahwa seluruh ilmu tercakup dalam karya-karya dan sifat-sifat Allah, dan al-Qur’an adalah penjelasan esensi-esensi, sifat–sifat dan perbuatan-Nya. al-Qur’an itu laksana lautan yang tak bertepi, dan jika sekiranya lautan itu menjadi tinta untuk menjelaskan kata-kata Tuhanku, niscaya lautan itu akan habis sebelum kata-kata Tuhan itu berakhir (lihat Al-Ghazali, 11329 H: 9, 32). Saya sangat setuju sekali dan saya makin takjub dengan kitab suci Al-quran. Semakin saya memcaba artikel tersebut saya semakin menyadari bahw jika tidak ada Al-quran di muka bumi ini kita tidak akan mempunyai pedoman hidup. Al-quran merupakan kitab petunjuk di dunia dan diakhirat yang di turunkan Allah untuk hamba hambanya. Sudah sepatutnya kita sebagai umat muslim harus memperdalam dan memperlajari Al-quran dan mengamalkannya.
    Dalam Hadis Nabi juga disebutkan antara lain: “Mencari ilmu itu wajib bagi setiap orang Islam” (HR. Ibn Majah); “Barang siapa keluar untuk mencari ilmu, maka ia berada di jalan Allah sampai ia kembali” (HR. Bukhari dan Muslim); “Carilah ilmu walau sampai di negeri Cina” (Hadis ini sanatnya dhaif, tetapi matannya populer [lihat catatan kaki Ihya’ Ulumuddin, 1975, juz 1: 15]); “Kalimat hikmah (ilmu) itu bagaikan (barang) hilangnya orang Mukmin. Dimana pun orang menemukan, maka ia lebih berhak atasnya” (Hadis ini sanadnya dhaif, tetapi maknanya shahih [Al-Qardhawi, 1989: 56]); “Wahai sekalian manusia belajarlah. Ilmu hanya diperoleh melalui belajar” (HR. Ibn Abi ‘Ashim dan At-Thabrani); “Para ulama’ itu adalah pewaris para Nabi” (HR. Ibn Majjah). Dan masih banyak lagi hadis yang menyebutkan tentang hal ini. Hanya di sini ada persoalan yang cukup menjadi perhelatan pagi para ahli (ulama’).
    Saya sangat setuju sekali dengan pernyaan di atas bahwa ilmu itu sangat penting sekali. Terutama bagi seorang perempuan, karena perempuan nantinya akan menjadi seorang ibu. Dan ibu merupakan madrasah pertama bagi anak anaknya kelak. Karakteristik seorang anak saat dewasa nanti itu tergantung dari bagaimana cara didik kedua orangtuanya.
    Mungkin itu saja dari saya kurang lebihnya mohon maaf
    Wassalamualaikum Wr.Wb

  60. Ade Wahyu Pratama (4C_1810301190)

    Dari artikel tersebut saya mengetahui bahwa Islam dan sains sangat berhubungan erat, karena di dalam Al Qur’an banyak kita temukan, ilmu pengetahuan tentang sains dan banyak juga dari penemuan tersebut yang berasal dari Al Qur’an

  61. Ale Diyo

    Nama Ale Diyo
    Nim 1810301187

    Dari 2 artikel di atas saya dapat menyimpulkan bagaimana semua aspek dalam kehidupan sudah dijelaskan dalam Al Qur’an serta bagaimana Al Qur’an menerangkan apa yang terjadi dalam kehidupan lalu pendapat para ilmuwan ilmuwan Islam yang mendalami Al Qur’an dan sains modern serta bagaimana Al Qur’an memuliakan orang orang yang haus akan ilmu dan mendapatkan keistimewaan dalam islam

  62. Badrus Salam

    Semua ilmu yang ada di dunia, baik ilmu pengetahuan, ilmu fikih, dll. Memang sejatinya semua telah ada di dalam Al-quran. Sejatinya sains hanyalah menemukan. Ilmu dalam Al-quran yang telah ada. Maka dari itu, Al-quran sangatlah layak dijadikan pedoman hidup bagi umat manusia, karena kemurniannya terjaga.

  63. Anggia mustika rani

    Saya setuju dengan penjelasan yang ada diarikel ini, yang dimana menjelaskan tentang Al-quran sebagai pedoman dan petunjuk dalam hal apapun yaitu salah satunya sains. Al-quran dan sains sangat berkaitan karena ilmu sains berasal dari al-quran, yang dimana semua sudah dijelaskan semua disana. Al-Quran berisi beratus-ratus ayat yang membahas tentang ilmu pengetahuan dan sains yang merupakan salah satu isi pokok kitab suci Al-Qur’an. Dan sudah terbukti kebenarannya. Para ilmuan dan para penemu yang terkenal di dunia iyalah ilmuan yang berpatokan dengan Al-quran. Didalam Al-quran ilmu sains bisa di dapatkan dari mana saja dari mengamati lingkungan sekitar, perubahan siang dan malam dan lain-lain. Dari Al Qur’an kita dapat belajar bahwa Allah menurunkan ilmu bukan hanya melalui manusia, tetapi kita juga dapat memperoleh nya dari kejadian suatu fenomena alam atau disebut juga ayat kauniyah.

    Cukup sekian dan terimakasih

  64. SHERINA FEBIANA KULAS

    Artikel ini sangat memberikan banyak informasi yang dapat menyadarkan diri. Dapat dilihat para ilmuan muslim terdahulu berlomba-lomba untuk mencari ilmu pengetahuan dan tentunya yang sesuai dengan ilmu agama. Melihat disituasi yang sekarang sangat banyak orang yang mempelajari sesuatu yang melenceng dari agama, dan tetap melakukanya dikehidupan sehari-sehari.

    Padahal, Al-Quran diturunkan untuk pedoman umat muslim agar tidak tersesat. Bukti otentisitas ini adalah banyaknya penghafal Al Qur’an yang terus lahir ke dunia, dan pengkajian ilmiah terhadap ayat-ayatnya yang tak pernah berhenti. Kejaibannya, meski Al Qur’an diturunkan 14 abad lalu, namun ayat-ayatnya banyak yang menjelaskan tentang masa depan dan bersifat ilmiah. Bahkan dengan kemajuan ilmu dan teknologi saat ini, banyak ayat-ayat Al Qur’an yang terbukti kebenarannya. Para ilmuwan telah berhasil membuktikan kebenaran itu melalui sejumlah ekperimen penelitian ilmiah.

    Semoga kita semua tetap berpedoman kepada Al-Quran dan mengaplikasikan ke kehidupan sehari-hari.

  65. Risalatu Salma

    Dari artikel diatas dapat kita ketahui bahwa islam sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dapat dibuktikan dengan beberapa ayat pertama yang diwahyukan kepada nabi Muhammad SAW menegaskan pentingnya membaca, menulis, beriskusi dan belajar mengajar. Lahirnya cendikiawan-cendikiawan muslim seperti Al-Ghazali, Al-Farabi, Al-Khawarizmi, Ibnu Sina juga menjadi bukti bahwa islam sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan. Kita sebagai umat muslim wajib memperdalam ilmu agama dan akhirat dan mengamalkannya.
    Artikel ini sangat bermanfaat

  66. Fitria Hasannah N

    Menurut saya setelah membaca artikel tersebut hubungan antara Al-Qur’an dan sains saling berkaitan satu sama lain . Al-Quran menghormati kedudukan ilmu dengan penghormatan yang tidak ditemukan bandingannya dalam kitab kitab suci yang lain. Di dalamAl-Quran terdapat beratus-ratus ayat yang menyebut tentang ilmu pengetahuan dan sains yang merupakan salah satu isi pokok kandungan kitab suci Al-Qur’an.

  67. Komang Aditya Rahadian

    Dari artiel diatas, menurut saya semua umat agama telah mempunyai pemblajaran masing masing yang sudah ada dalam kitab suci agama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim Pesan
Assalamu'alaikum. Ada ikan di balik batu, apa yang bisa dibantu?